MULTAQOMEDIA.COM - Insiden tribun penonton ambruk terjadi saat ajang Kejuaraan Nasional Drift Speed Fest di GOR Satria Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah. Akibat kejadian tersebut, 83 penonton mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Korban langsung dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Purwokerto untuk mendapatkan perawatan medis. Sebagian besar mengalami luka ringan hingga sedang, sementara beberapa korban dilaporkan menderita patah tulang atau fraktur.
Kapolresta Banyumas Kombes Petrus P. Silalahi mengatakan, data sementara yang diterima kepolisian mencatat sebanyak 83 orang menjadi korban dalam insiden ambruknya tribun non permanen tersebut.
"Kemudian kita kemarin itu mengecek juga ada yang sampai patah tulang, fraktur," kata Petrus, dikutip dari RMOLJateng, Selasa 28 Juli 2026.
Selain menangani korban, polisi mulai mengevaluasi aspek keselamatan penyelenggaraan Kejurnas Drift Speed Fest. Pemeriksaan difokuskan pada konstruksi tribun non permanen, kapasitas beban, serta kepatuhan penyelenggara terhadap standar keamanan acara.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri