"Ini kan belum jelas siapa pemiliknya dan lain-lainnya. Bisa saja orang tersebut hanya membuat konten, titik koordinatnya juga tidak diketahui, dan bisa jadi hanya bermain-main. Banyak hutan di sana yang merupakan milik kementerian, tetapi ada juga lahan yang berstatus hak milik pribadi," tambahnya.
Dalam video yang beredar, pria asing tersebut terlihat berdiri di sebuah kawasan dengan latar belakang pemandangan kaldera Batur yang memukau. Ia menawarkan sebidang tanah yang disebutnya memiliki pemandangan terbaik di Kintamani. "I got the land with the best views in Kintamani. What are you building?" ucapnya dalam video tersebut.
Pria itu juga menyebutkan bahwa lahan tersebut sangat cocok untuk para pengembang karena menawarkan panorama Gunung Batur dan Danau Batur yang spektakuler. Hal ini tentu menjadi daya tarik tersendiri, namun juga memicu pertanyaan besar mengenai kepatuhan hukum dan regulasi kepemilikan tanah bagi WNA di Indonesia.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri