Warga Mengungsi ke Gunung Antisipasi Tsunami
Menyusul peringatan dini tsunami yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pemerintah kecamatan bersama seluruh warga saat ini tengah mengungsi ke wilayah pegunungan. Langkah antisipasi ini diambil sebagai bentuk kewaspadaan terhadap potensi gelombang tsunami yang dapat menyusul gempa besar tersebut.
"Kami belum bisa mengidentifikasi para korban karena saat ini posisi kami semua sedang mengungsi ke gunung. Langkah ini diambil menyusul peringatan dini tsunami dari BMKG," jelas Agustinus. Pemerintah kecamatan juga telah mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh warga yang tinggal di kawasan pesisir untuk segera meninggalkan rumah dan bergerak menuju lokasi yang lebih tinggi dan aman.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, serta senantiasa mengikuti arahan dari pemerintah daerah dan BMKG selama proses penanganan bencana berlangsung. Keselamatan jiwa adalah prioritas utama dalam situasi tanggap darurat ini.
Artikel Terkait
Kemhan Buka Suara soal Kapal Pesiar Mewah Berlogo Kementerian: Bukan Aset Negara, Ternyata Ini Fungsinya untuk Program Ketahanan Pangan
Gempa M 7,7 NTT Guncang Bima: Pasien RS Muhammadiyah Dievakuasi ke Parkiran, Rumah Warga Rusak
Profil Tommy Indratama: Produser Film Tutuge yang Jadi Sorotan Warganet
Air Laut Naik Mendadak di Pesisir Buton Akibat Gempa NTT: Warga Panik dan Mengungsi ke Tempat Lebih Tinggi