Gempa NTT M7,7: Gudang Bulog Rusak, Manggarai Darurat 30 Ton Beras dan Logistik
MULTAQOMEDIA.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026, telah melumpuhkan infrastruktur vital dan memicu krisis logistik akut. Dampak terparah tercatat di wilayah Manggarai Raya dan Nagekeo, di mana akses jalan terputus dan jaringan listrik padam total, menyulitkan proses evakuasi dan distribusi bantuan.
Dampak Kerusakan Parah di Manggarai Raya
Kabupaten Manggarai menjadi daerah dengan kerusakan paling signifikan. Data sementara mencatat sebanyak 29 unit rumah mengalami rusak berat, 9 rumah rusak sedang, dan 9 rumah rusak ringan. Guncangan keras juga merusak 5 fasilitas kesehatan serta 1 unit sekolah, mengganggu layanan publik bagi warga terdampak.
Sementara itu, di Kabupaten Manggarai Timur, laporan terbaru menunjukkan 23 unit rumah warga rata dengan tanah. Kerusakan parah ini memaksa ratusan warga mengungsi ke titik-titik aman yang telah disiapkan oleh petugas gabungan.
Nagekeo Terisolasi: Kantor Pemerintah dan Tempat Ibadah Hancur
Kondisi tidak kalah kritis terjadi di Kabupaten Nagekeo. Selain merusak rumah warga dan dua tempat ibadah, gempa bumi ini juga menghancurkan lima kantor pemerintahan. Akibatnya, arus lalu lintas di wilayah tersebut mengalami kemacetan parah dan aliran listrik masih padam total hingga saat ini, membuat proses koordinasi penanganan darurat berjalan lambat.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri