Keempat, tinjau ringkasan transaksi lalu tanda tangani melalui wallet. Setelah transaksi terkonfirmasi, token sudah berada di jaringan dan alamat mint-nya dapat dilihat di explorer.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Membiarkan Mint Authority Tetap Aktif. Selama mint authority masih dipegang, pembuat token bisa mencetak token baru kapan saja. Bagi calon pemegang token, ini adalah risiko yang jelas terlihat. Banyak proyek memilih untuk mencabut kewenangan ini segera setelah supply final ditentukan.
Mengabaikan Freeze Authority. Kewenangan ini memungkinkan pembekuan saldo pemegang token. Untuk sebagian besar proyek komunitas, kewenangan ini tidak diperlukan dan sebaiknya dicabut.
Metadata yang Tidak Lengkap. Token tanpa logo atau tanpa deskripsi akan tampil sebagai entri kosong di wallet. Hal ini dapat memengaruhi kepercayaan pengguna sejak awal.
Salah Mengatur Decimals. Angka yang terlalu kecil membatasi pembagian token, sementara angka yang terlalu besar membuat tampilan saldo menjadi tidak praktis. Nilai 9 adalah standar yang paling umum di Solana, sedangkan 6 sering dipakai untuk token yang meniru perilaku stablecoin.
Setelah Token Diterbitkan
Menerbitkan token hanyalah langkah awal. Setelah itu, biasanya ada dua pekerjaan utama yang menyusul:
Distribusi. Token perlu dikirim ke pemegang awal, peserta airdrop, atau anggota komunitas. Mengirim satu per satu jelas tidak praktis apabila jumlah penerima mencapai ratusan. Untuk kebutuhan ini, tersedia alat yang memungkinkan pengiriman token ke banyak wallet sekaligus dalam satu proses, dengan daftar penerima yang bisa diimpor dari file CSV.
Likuiditas. Agar token bisa diperdagangkan, perlu dibuat pool likuiditas di salah satu DEX seperti Raydium, Orca, atau Meteora. Tahap ini membutuhkan modal awal berupa pasangan token dan SOL, serta pemahaman tentang rentang harga.
Sebelum membuat pool, perhatikan bahwa likuiditas yang disetorkan tidak bisa ditarik begitu saja tanpa memengaruhi harga. Banyak proyek memilih untuk mengunci atau membakar LP token sebagai sinyal kepada komunitas bahwa likuiditas tidak akan ditarik sewaktu-waktu. Keputusan ini sebaiknya dipikirkan sejak awal, bukan setelah pool terbentuk.
Pentingnya Keamanan
Ada beberapa hal yang perlu diingat, terutama bagi pemula:
Frase pemulihan wallet tidak boleh dimasukkan ke situs mana pun. Platform yang sah hanya meminta koneksi wallet, bukan frase pemulihan. Jika sebuah situs meminta frase pemulihan, itu adalah upaya penipuan.
Sebelum menandatangani transaksi, selalu baca ringkasannya. Wallet modern menampilkan perkiraan perubahan saldo dan izin yang diminta. Kebiasaan membaca bagian ini dapat mencegah banyak masalah.
Melakukan uji coba di devnet sebelum mainnet juga merupakan praktik yang baik. Devnet menggunakan SOL uji yang tidak bernilai, sehingga kesalahan tidak menimbulkan kerugian nyata.
Kesimpulan
Membuat token di Solana kini bisa diselesaikan dalam hitungan menit tanpa kemampuan pemrograman. Bagian yang sulit bukan lagi proses teknisnya, melainkan keputusan di sekitarnya: menentukan supply, memutuskan kapan mencabut kewenangan, menyiapkan distribusi, dan membangun likuiditas.
Bagi yang ingin menelusuri alat-alat yang tersedia untuk pekerjaan ini, j.tools menyediakan kumpulan perangkat Solana yang berjalan di browser tanpa memerlukan instalasi. Namun apa pun alat yang dipilih, prinsipnya tetap sama: pahami apa yang ditandatangani, simpan frase pemulihan dengan aman, dan uji dulu sebelum menggunakan dana sungguhan.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri