Selain itu, dia juga kembali menyebut nama Kasmujo yang merupakan dosen pembimbingnya. Saat ini, lanjutnya justru diadukan ke polisi karena dinilai melakukan pembohongan publik.
“Lha wong itu dosen-dosen saya, dosen pembimbing saya itu,” katanya.
Menurutnya, semua polemik yang muncul merupakan bagian politik setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden. "Itulah yang namanya politik. Ini politik,” ucapnya.
Dia mengaku heran dengan masih diributkannya keaslian ijazahnya. Padahal, kata dia Rektor UGM sudah menyampaikan ijazahnya dikeluarkan oleh BKN, Dekan Fakultas Kehutanan juga sudah menyampaikan bahwa ijazahnya asli.
“Harusnya sudah rampung. Tapi ya itulah, kayak gini politik itu,” katanya
Sumber: inews
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?