Salah satu poster bertuliskan, “Bupati Pati Sudewo Mundur Secara Ksatria atau Dilengserkan Rakyat Secara Paksa. #LawanBupatiPreman, Arogan, Pembohong, Penipu Rakyat.”
Massa mengaku akan bertahan hingga tuntutan mereka dikabulkan. Posko aksi di depan halaman Pemkab Pati dipenuhi bantuan logistik dari warga, mulai dari air mineral kemasan hingga hasil bumi seperti pisang.
Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, menduga kericuhan dipicu provokasi pihak luar.
“Kami menduga ada penyusup di antara kerumunan massa yang memprovokasi kericuhan. Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan koordinator lapangan untuk meredam situasi,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi bentrokan lebih besar, polisi telah menyiapkan gas air mata dan meriam air sejak awal pengamanan. Situasi di lokasi aksi masih dipantau ketat aparat gabungan TNI-Polri
Sumber: Inews
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri