Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi mengungkapkan adanya dugaan provokasi dari pihak luar.
“Kami menduga ada penyusup di antara kerumunan massa yang memprovokasi kericuhan. Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan koordinator lapangan untuk meredam situasi,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).
Sebelumnya, massa aksi telah berikrar bertahan hingga tuntutan mereka dikabulkan. Mereka mendesak Bupati Sudewo mundur dari jabatannya. Mengantisipasi potensi kerusuhan, polisi telah menyiapkan gas air mata dan meriam air sejak awal pengamanan
Sumber: inews
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?