Kemudian dengan kondisi tersebut, kata Firdaus, datang Raihan yang menawarkan diri untuk memperbaiki tali tersebut.
"Iya dia datang langsung bilang mau perbaiki itu, dia ini anggota Pocil dari Lampung Selatan. Akhirnya dia manjat tiang itu untuk memperbaiki tali, alhamdulillah berjalan lancar dan pelaksana upacara selesai," katanya.
Dikatakan Firdaus, dalam upacara itu, Raiihan diberikan banyak pujian karena aksinya memperbaiki tali meski dalam kondisi berbahaya.
"Kami semua yang di sana tadi mengucapkan banyak terima kasih kepada Raihan atas aksinya. Kegiatan upacara memperingati detik-detik proklamasi berjalan lancar atas aksinya," tuturnya.
Atas aksinya tersebut, Firdaus menyatakan, pihaknya akan memberikan santunan terhadap Raiihan dengan memberikan kebutuhan sekolahnya.
"Pasti, kami sudah memberikan tali asih. Ke depan pemerintah Kecamatan Rajabasa akan memberikan kebutuhan Raiihan untuk bersekolah," katanya
Sumber: inews
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri