Dalam percakapan sekitar pukul 08.10 WIB itu, mahasiswa tersebut juga mengungkap momen dirinya berhadapan langsung dengan Reyhan yang masih memegang kapak berdarah.
"Aku mau bela tapi, dia pakek kapak... Deket banget ternyata cowo tuh megang kapak. Di todong nya kapaknya sama aku, panik lah aku kan, langsung aku cari satpam dan ambil batu," ungkapnya.
Mahasiswa itu mengaku sempat berniat melempar pelaku dengan batu, namun dicegah mahasiswa lain. Ia menyayangkan tidak ada satupun mahasiswa laki-laki yang berani maju melumpuhkan Reyhan.
Motif Asmara di Balik Pembacokan: Pelaku Disebut Di-ghosting Korban
Informasi dari percakapan viral juga meluruskan status hubungan pelaku dan korban. Beredar narasi bahwa keduanya tidak pernah berpacaran.
"sedikit meluruskan, mereka engga pacaran ya gais, gada hubungan apa', tapi abang ni emg udah lama suka sama kakak ni dari pas KKN, jadinya udah kaya obsessed. GAK PACARAN ANJ," tulis seorang pengguna media sosial.
Informasi lain menyebut sakit hati Reyhan dipicu karena merasa di-ghosting oleh Fara. Pelaku disebut mengira korban memberi harapan, padahal Fara sudah memiliki kekasih.
"...katanya Reyhan (pelaku) ni sakit hati sama korban ni (Fara) karna di ghosting sama Fara ni, kata Reyhan (pelaku) ni farah ni baik sama dia, mungkin dia berharap... padahal farah (korban) ni udah punya cowok," tulis salah satu percakapan yang diteruskan.
Artikel Terkait
Koko Erwin Ditangkap di Tanjung Balai: Bandar Narkoba Penyuap Eks Kapolres Bima Digagalkan Kabur ke Malaysia
SH (44) Rudapaksa Mertua Sendiri di Gowa, Ditangkap Usai Bersembunyi di Plafon
Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau: Pelaku Tersangka, Motif Cinta Ditolak, Ancaman 12 Tahun Penjara
Mahasiswa UIN Suska Riau Bacok Mahasiswi dengan Kapak: Kronologi & Motif Penolakan Cinta