TNI AD menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk pelanggaran hukum yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat. "Apabila terbukti melakukan pelanggaran, yang bersangkutan akan diproses tegas sesuai hukum dan disiplin militer," tambahnya.
Kronologi Insiden Penganiayaan Driver Online di Serpong
Kejadian ini berawal dari senggolan mobil antara pelaku dan korban di Jalan Raya Puspiptek, Minggu (1/3) malam. Adu mulut yang terjadi di lokasi kemudian memanas dan berujung pada penganiayaan.
Korban dilaporkan sempat terjatuh ke badan jalan, diborgol, dan ditodong dengan pistol yang belakangan diketahui adalah senjata mainan. TNI AD berkomitmen menjaga profesionalisme prajurit melalui mekanisme penegakan hukum yang transparan.
Artikel Terkait
Longsor di Tanah Datar Tutup Sungai, Ancaman Banjir Bandang Mengintai Warga
Kasus Mutilasi Ibu Kandung di Lahat: Kronologi & Dampak Fatal Judi Online
TNI AL Amankan Drone Bawah Laut Asing di Selat Lombok, Diduga dari China
Oknum Ustaz di Karawang Dihajar Warga Usai Ketahuan Selingkuh: Kronologi Lengkap