MULTAQOMEDIA.COM - Gempa bumi Magnitudo (M) 6,5 mengguncang Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut) pada pukul 06.48 WIB. Pusat gempa susulan ini berada di laut, terjadi setelah gempa utama berkekuatan Magnitudo 7,9 yang kemudian dimutakhirkan menjadi M7,7 pada Senin (8/6/2026) pagi.
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa susulan berlokasi 204 kilometer (km) barat laut Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulut, dengan kedalaman 52 km. Informasi resmi BMKG menyebutkan, "Gempa Mag:6.5, 08-Jun-2026 06:48:10WIB, Lok:5.44LU, 125.34BT (204 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT), Kedlmn:52 Km."
Sebelumnya, BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami setelah gempa bumi berkekuatan M7,7 mengguncang wilayah laut di barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, pada pukul 06.37.42 WIB. Pusat gempa utama berada sekitar 236 km barat laut Tahuna dan berpotensi memicu tsunami di sejumlah wilayah Indonesia. "Peringatan Dini Tsunami, telah terjadi gempabumi dengan kekuatan:7.7, lokasi: 236 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT," demikian keterangan resmi BMKG.
Daerah yang masuk dalam peringatan dini tsunami meliputi Gorontalo, Kalimantan Timur, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara. Masyarakat di wilayah tersebut diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.
Artikel Terkait
Peluru Nyasar TNI di Padang: Mahasiswi UNP dan Warga Sipil Jadi Korban Latihan Militer
Pesawat Militer AS Terbang di Langit Padang, TNI AU Buka Suara Soal Misi Sebenarnya
Pesawat Militer AS Terdeteksi Terbang di Perairan Barat Padang, Sumatera Barat
Ibu Muda Tewas di Hotel Muara Enim, Mantan Kekasih Jadi Tersangka Pembunuhan