Menurut Jamiluddin, jika menteri-menteri terafiliasi Geng Solo tersebut tidak direshuffle maka akan sangat berbahaya bagi pemerintahan Presiden Prabowo sendiri.
“Sebaiknya, menteri yang teridentifikasi geng Solo di-reshuffle. Itu secara politis bisa membahayakan Prabowo,” pungkasnya.
Geng Solo ini belakangan kembali ramai dibahas, termasuk oleh para aktivis setelah Jokowi lengser.
Beberapa di antaranya dituding masih berada di pemerintahan, seperti Budi Arie Setiadi, Budi Gunadi Sadikin, hingga Sakti Wahyu Trenggono yang lantang menyebut Jokowi sebagai bos mereka pasca Idulfitri tahun ini.
Kemudian, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Mendagri Tito Karnavian, dan beberapa lagi lainnya
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia