"Tidak ada pesan khusus, orang Pak Ferry juga tim kita," kata Budi Arie.
Sementara itu, Ferry yang baru saja dilantik Presiden, tampil dengan nada optimis, menekankan komitmennya untuk memperkuat koperasi.
Pemandangan ini terasa kontras dengan sertijab di Kementerian Keuangan beberapa jam sebelumnya. Saat Sri Mulyani resmi menyerahkan jabatannya kepada Purbaya Yudhi Sadewa, suasana di ruang Kemenkeu pecah oleh tangis haru.
Sejumlah pegawai, bahkan Sri Mulyani sendiri, tak kuasa menahan air mata. Sri Mulyani merupakan satu-satunya menteri keuangan yang menjabat dalam sejarah tiga presiden yang berbeda.
Di Kemenkop, yang terlihat justru deretan karangan bunga yang menghiasi halaman kantor, seolah menggantikan ekspresi emosional para pegawai.
Karangan bunga itu berisi ucapan selamat datang untuk Ferry sekaligus tanda perpisahan untuk Budi Arie. Namun, di dalam ruangan sertijab, suasana tetap datar, tidak ada tangisan, tidak ada pelukan panjang, hanya prosesi formal yang berjalan sesuai tata acara.
Saya: RMOL
Artikel Terkait
PKS Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi 2026: Solusi Alternatif & Dampak ke APBN
Syahganda Nainggolan Sebut Hanya Soekarno dan Prabowo Presiden Ideologis, Ini Alasannya
Buni Yani Kritik KPK: Fokus ke Kasus Fadia Arafiq, Abaikan Dugaan ke Keluarga Jokowi?
Jokowi dan Langkah Politik Menuju 2029: Analisis Pakar Soal Pengaruh dan Dukungan ke PSI