Ia menganggap kaki tangan Jokowi masih kuat, terutama di kabinet Prabowo Subianto. Meskipun beberapa sudah direshuffle, namun Roy menyebut para loyalis Jokowi masih kuat.
“Sahabat saya, Pak Selamat Ginting kan juga mengatakan itu (orang-orang Jokowi) meskipun sudah ditaruh pada posisi yang lebih rendah, tapi (tetap) masih ada. Jadi mungkin Pak Prabowo tidak ingin secara frontal, ingin makan bubur dari samping, tapi kembali kenapa mereka mau bertaruh, menurut saya karena keterpilihan mereka dulu masih di rezim sebelumnya,” jelas Roy.
Bahkan ia mengungkap isu teranyar mengenai KPU yang baru membuat gaduh di publik dengan keluarnya PKPU Nomor 731/2025 juga tidak lepas dari pengaruh Jokowi.
“Sekarang kan sudah jelas ini, (KPU) kesalahan sangat besar. Tes ombak yang menurut saya sangat-sangat fatal. Kalau kemarin teman-teman Komisi II (DPR) tidak menanyakan ini, lolos dan akibatnya nanti,” pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet: Ini Penjelasan Mensesneg
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019