MULTAQOMEDIA.COM -Duta Besar (Dubes) Indonesia di negara-negara sahabat diharapkan tidak hanya jago dalam relasi politik formal, namun juga harus mampu membuka akses pasar ekspor dan promosi budaya Indonesia secara efektif.
Hal itu ditegaskan Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal di forum Dialektika Demokrasi bertajuk “Dubes Baru Harapan Baru: Upaya Maksimalkan Diplomasi RI” di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis 17 Juli 2025.
Oleh sebab itu, Syamsu Rizal meminta agar evaluasi Dubes dilakukan pemerintah, terlebih Dubes yang tidak memiliki andil besar untuk memajukan produk-produk Indonesia di dunia.
Artikel Terkait
Kekayaan Kepala BGN Sudaryono Melonjak Rp22,53 Miliar dalam Setahun, Ini Rincian Asetnya
Mundur dari BGN tapi Bertahan di Pertamina: Kontroversi Nanik S. Deyang Dinilai Tidak Konsisten
Nanik S Deyang Mundur dari BGN, Tetap Jabat Komisaris Pertamina Tuai Pro Kontra
Pengamat Sebut Mundurnya Kepala BGN Jadi Momentum Perbaikan Program Makan Bergizi Gratis