Fadhil menyebut, Kepri memiliki 17 peserta Muktamar dan semuanya solid berada di bawah kepemimpinan Ketua Umum PPP Mardiono dan hadir bersama-sama dalam pembukaan Muktamar kemarin.
"Diluar itu, bukanlah kami. Mereka tidak terdaftar sebagai peserta muktamar,” ungkapnya.
Fadhil pun meminta agar kubu Agus Suparmanto tidak lagi mencatut nama DPW PPP Kepri berada di kubu mereka. Selain Kepri, PPP Aceh yang juga turut dicatut namanya dalam kehadiran acara tasyakuran Agus Suparmanto, mengecam keras hal tersebut. Padahal, klaim hadirnya DPW-DPC PPP Aceh tidaklah benar.
Ketua DPW PPP Sumatera Selatan Ahmad Palo dan Ketua DPC PPP Way Kanan Herman juga hadir dan menegaskan dukungan penuh terhadap Mardiono sekaligus menolak hasil muktamar kubu Agus Suparmanto atau Romahurmuziy (Romy) yang dinilai tidak sah.
“Kami mewakili seluruh kader PPP di Lampung mengucapkan selamat kepada Bapak Muhamad Mardiono atas terpilihnya secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPP. Harapan kami, di bawah kepemimpinan beliau, PPP dapat kembali bersatu, solid, dan kembali berjaya di Senayan,” pungkas keduanya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet: Ini Penjelasan Mensesneg
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019