Ia juga menilai bahwa pendidikan tinggi atau pengalaman global tidak otomatis menjamin seseorang bebas dari perilaku koruptif.
Sebaliknya, justru banyak pelaku yang memanfaatkan kecerdasan dan jaringannya untuk memperkaya diri dan kelompoknya.
Andi lantas menepis anggapan lama bahwa korupsi merupakan bagian dari budaya bangsa. Menurutnya, fakta di lapangan justru memperlihatkan bahwa perilaku korup bukanlah hasil dari nilai-nilai lokal, melainkan lebih karena lemahnya moral dan sistem pengawasan.
"Sepertinya korupsi bukan budaya Indonesia," pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia