Ia juga menilai bahwa pendidikan tinggi atau pengalaman global tidak otomatis menjamin seseorang bebas dari perilaku koruptif.
Sebaliknya, justru banyak pelaku yang memanfaatkan kecerdasan dan jaringannya untuk memperkaya diri dan kelompoknya.
Andi lantas menepis anggapan lama bahwa korupsi merupakan bagian dari budaya bangsa. Menurutnya, fakta di lapangan justru memperlihatkan bahwa perilaku korup bukanlah hasil dari nilai-nilai lokal, melainkan lebih karena lemahnya moral dan sistem pengawasan.
"Sepertinya korupsi bukan budaya Indonesia," pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo dan Luhut Bahas Strategi Ekonomi & Digitalisasi Bansos di Istana
Analisis Sentilan JK ke Jokowi: Beban Sejarah & Akar Kekecewaan Politik Terungkap
JK Beri Sinyal ke Jokowi untuk Tertibkan Termul? Analisis Lengkap & Terkini
Kontroversi Kebijakan ESDM Bahlil Lahadalia: Kenaikan BBM & Elpiji Picu Sorotan Publik