“Kalau dulu Pak Prabowo yang kelihatan ingin terus mendatangi Pak Jokowi, sekarang sebaliknya Pak Jokowi yang mendatangi Pak Prabowo,” kata Ray.
Menurutnya, gestur tersebut mencerminkan posisi politik Jokowi yang kian melemah, sementara basis dukungannya mulai berpindah ke Prabowo.
“Karena boleh jadi posisi politik Pak Jokowi hari demi hari semakin melemah, kan nggak kelihatan basis pendukung Pak Jokowi lagi, yang lain satu-satu sudah mulai pindah. Ada dulu namanya Jokowi Mania, sekarang berubah menjadi Prabowo Mania,” kata Ray Rangkuti.
Diketahui, Jokowi menemui Prabowo di kediamannya di Kertanegara pada Sabtu (4/10/2025). Pertemuan berlangsung tertutup selama hampir dua jam sejak pukul 13.00 WIB.
Ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah, membenarkan adanya pertemuan tersebut. “Pertemuannya dimulai jam 13.00 WIB, hampir dua jam,” ujar Syarif saat dikonfirmasi.
Dia menyebut, pertemuan itu berlangsung empat mata sekaligus disertai makan siang.
“Ya betul (sekalian makan siang). Pertemuan berlangsung hanya empat mata. Pak Presiden Prabowo dan Pak Jokowi saja,” ujarnya
Sumber: inews
Artikel Terkait
PKS Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi 2026: Solusi Alternatif & Dampak ke APBN
Syahganda Nainggolan Sebut Hanya Soekarno dan Prabowo Presiden Ideologis, Ini Alasannya
Buni Yani Kritik KPK: Fokus ke Kasus Fadia Arafiq, Abaikan Dugaan ke Keluarga Jokowi?
Jokowi dan Langkah Politik Menuju 2029: Analisis Pakar Soal Pengaruh dan Dukungan ke PSI