Sementara baru-baru ini, Luhut terang-terangan meminta Prabowo untuk tidak mau diatur organisasi buruh. Padahal, Prabowo dikenal cukup dekat dengan buruh.
Luhut juga meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyuntik dana sebesar Rp50 triliun ke Indonesia Investment Authority (INA).
Menurut Hari, sosok Luhut yang dipercaya menduduki posisi strategis sejak era Presiden Joko Widodo ini bukan tipikal yang suka diatur. Apalagi, Jenderal TNI (Purn) ini juga berhubungan lama dengan Prabowo sejak masih di militer.
"Perlu dicatat, LBP bukan tipe anak buah. Dia adalah 'komandan' dari dua presiden," pungkas Hari.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
PKS Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi 2026: Solusi Alternatif & Dampak ke APBN
Syahganda Nainggolan Sebut Hanya Soekarno dan Prabowo Presiden Ideologis, Ini Alasannya
Buni Yani Kritik KPK: Fokus ke Kasus Fadia Arafiq, Abaikan Dugaan ke Keluarga Jokowi?
Jokowi dan Langkah Politik Menuju 2029: Analisis Pakar Soal Pengaruh dan Dukungan ke PSI