Prabowo Buka Suara Soal Menteri di Bencana: Datang Dikritik, Tidak Datang Juga Dikritik

- Jumat, 02 Januari 2026 | 06:25 WIB
Prabowo Buka Suara Soal Menteri di Bencana: Datang Dikritik, Tidak Datang Juga Dikritik

Prabowo menambahkan, dengan bertemu langsung kepala daerah seperti gubernur, pemerintah pusat dapat lebih cepat memahami kebutuhan konkret di lapangan. Hal ini memungkinkan pengambilan keputusan berdasarkan kondisi riil, bukan sekadar laporan.

Pemimpin Harus Siap Dikritik dan Difitnah

Lebih jauh, Presiden mengingatkan para menteri, kepala badan, hingga gubernur bahwa konsekuensi menjadi pemimpin adalah kesiapan menghadapi kritik, hujatan, bahkan fitnah.

"Salah satu kewajiban seorang pemimpin adalah siap untuk dihujat, siap untuk difitnah. Tapi tidak boleh kita terpengaruh dan tidak boleh kita patah semangat," tandasnya.

Pemerintahan Prabowo: Bukti Nyata di Lapangan adalah Kunci

Di akhir pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa pendekatan kerja pemerintahannya bertumpu pada pembuktian nyata di lapangan, bukan sekadar pencitraan atau opini.

"Saya percaya dengan bukti, evidence-based itu cara bekerja saya. Rakyat Indonesia hanya percaya dengan bukti," pungkas Presiden Prabowo Subianto.


Halaman:

Komentar