Tak hanya itu, dalam pertemuan yang disebutnya sebagai "pertemuan pengkhianatan" itu, Eggi dan Damai juga diklaim telah mensyaratkan tidak adanya dokumentasi dan publikasi. Kesepakatan inilah yang konon menjadi dasar keberangkatan mereka ke Solo.
Pertemuan Terbongkar Meski Dirahasiakan
Namun, upaya merahasiakan pertemuan itu disebut gagal. Khozinudin menyindir bahwa Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis terlalu naif karena membuat kesepakatan dengan pihak yang tidak bisa dipercaya.
"Segera saja, pertemuan itu dibocorkan oleh Jokowi. Bocoran tipis dikabarkan oleh Kompol Syarif, selaku ajudan Jokowi yang mengabarkan kedatangan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis," tegasnya.
Informasi ini menambah daftar dinamika politik yang terjadi pasca kepemimpinan Jokowi, menunjukkan adanya komunikasi yang menarik perhatian antara mantan presiden dengan sejumlah figur yang dikenal vokal.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia