Tak hanya itu, dalam pertemuan yang disebutnya sebagai "pertemuan pengkhianatan" itu, Eggi dan Damai juga diklaim telah mensyaratkan tidak adanya dokumentasi dan publikasi. Kesepakatan inilah yang konon menjadi dasar keberangkatan mereka ke Solo.
Pertemuan Terbongkar Meski Dirahasiakan
Namun, upaya merahasiakan pertemuan itu disebut gagal. Khozinudin menyindir bahwa Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis terlalu naif karena membuat kesepakatan dengan pihak yang tidak bisa dipercaya.
"Segera saja, pertemuan itu dibocorkan oleh Jokowi. Bocoran tipis dikabarkan oleh Kompol Syarif, selaku ajudan Jokowi yang mengabarkan kedatangan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis," tegasnya.
Informasi ini menambah daftar dinamika politik yang terjadi pasca kepemimpinan Jokowi, menunjukkan adanya komunikasi yang menarik perhatian antara mantan presiden dengan sejumlah figur yang dikenal vokal.
Artikel Terkait
PKS Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi 2026: Solusi Alternatif & Dampak ke APBN
Syahganda Nainggolan Sebut Hanya Soekarno dan Prabowo Presiden Ideologis, Ini Alasannya
Buni Yani Kritik KPK: Fokus ke Kasus Fadia Arafiq, Abaikan Dugaan ke Keluarga Jokowi?
Jokowi dan Langkah Politik Menuju 2029: Analisis Pakar Soal Pengaruh dan Dukungan ke PSI