Penyitaan Ijazah dan Keabsahan Dokumen dalam Hukum
Oegroseno sebelumnya menyatakan bahwa penyitaan ijazah Jokowi dinilai tidak lazim secara hukum. Barang bukti harus memiliki keterkaitan langsung dengan dugaan tindak pidana.
Dalam perkembangan sidang, terungkap bahwa ijazah asli Jokowi masih berada dalam penguasaan Polda Metro Jaya untuk kepentingan penyelidikan kasus dugaan fitnah.
Sorotan Lain: Pas Foto dan Istilah "Identik"
Selain materai, Oegroseno juga menyoroti perbedaan pas foto pada ijazah dengan penampilan Jokowi yang pernah ia temui. Ia juga mengkritik penggunaan istilah "identik" oleh Bareskrim Polri, dengan menegaskan, "Dokumen itu otentik, bukan identik. Identik itu tanda tangan."
Kesimpulan
Dari penjelasan Jubir PSI, perbedaan materai pada ijazah Jokowi dianggap sebagai variasi administrasi yang biasa terjadi pada masanya dan tidak membatalkan keotentikan dokumen. Isu ini terus menjadi perhatian dalam proses hukum yang sedang berjalan.
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet: Ini Penjelasan Mensesneg
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019