Perbedaan Gaya Komunikasi Antar Generasi adalah Hal Wajar
Tifatul Sembiring menekankan bahwa perbedaan gaya komunikasi antar generasi adalah hal yang alami. Generasi muda, menurutnya, memiliki cara sendiri dalam menyampaikan kritik dan pertanyaan tentang masa depan bangsa.
"Memang gaya bicaranya seperti itu. Mereka ingin tahu, sebenarnya bangsa ini mau dibawa ke mana. Generasi inilah yang kelak akan menggantikan orang-orang yang sudah pada tua bangka ini. Itu natural," beber politikus PKS tersebut.
Imbauan untuk Tidak "Baper" dan Langsung Melaporkan ke Hukum
Tifatul mengingatkan agar masyarakat tidak mudah tersinggung dan langsung membawa perbedaan pendapat ke ranah hukum. Ia mengakhiri pernyataannya dengan pesan yang jelas.
"Jadi nggak usah baperan, aduin ke polisi dan sebagainya. Akhirnya toh nggak diaku. Dikit-dikit penistaan, dikit-dikit penistaan. Nggak usah baperan lah," pungkas Tifatul Sembiring.
Artikel Terkait
Syahganda Nainggolan Sebut Hanya Soekarno dan Prabowo Presiden Ideologis, Ini Alasannya
Buni Yani Kritik KPK: Fokus ke Kasus Fadia Arafiq, Abaikan Dugaan ke Keluarga Jokowi?
Jokowi dan Langkah Politik Menuju 2029: Analisis Pakar Soal Pengaruh dan Dukungan ke PSI
Din Syamsuddin Kritik Indonesia Gabung Board of Peace Trump: Skenario Kamuflase Israel?