PSI Sebut Gibran Kandidat Kuat Pilpres 2029, Modal Politiknya Dinilai Langka
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah mulai memetakan peta politik menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Dalam pemetaan awal ini, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka disebut sebagai salah satu figur dengan potensi kuat untuk menjadi kandidat.
Pengalaman Strategis Sebagai Modal Utama Gibran
Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, menyatakan bahwa Gibran memiliki modal politik besar yang jarang ditemui di kalangan tokoh muda Indonesia. Faktor pembeda utamanya adalah pengalaman strategis sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia selama satu periode penuh.
"Gibran memiliki modal politik besar yang jarang dimiliki tokoh seusianya, yakni pengalaman strategis sebagai Wakil Presiden RI selama satu periode," ujar Ahmad Ali, seperti dikutip dari unggahan Instagram @wartaekonomi, Minggu 25 Januari 2026.
Pada saat Pilpres 2029 digelar, Gibran diperkirakan baru berusia sekitar 42 tahun. Meski tergolong muda, ia sudah akan menyandang pengalaman sebagai pejabat eksekutif tingkat nasional. Pengalaman ini dinilai memberikan keunggulan kompetitif dibandingkan tokoh muda lain yang kerap disebut dalam bursa calon presiden.
Perbandingan dengan Tokoh Muda Lainnya
PSI menyoroti bahwa nama-nama seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Muhaimin Iskandar memang memiliki potensi. Namun, keduanya dinilai belum memiliki pengalaman strategis setara di level pemerintahan nasional seperti yang dimiliki Gibran.
Artikel Terkait
Reshuffle Kabinet Prabowo: Bahlil Lahadalia & Raja Juli Antoni Dinilai Layak Dicopot, Ini Analisisnya
Buku Gibran End Game Dibagikan ke Seluruh Anggota DPR & DPD: Isi, Tujuan, dan Kontroversi
Ahmad Khozinudin Tolak Perdamaian Kasus Ijazah, Beberkan Dugaan SOP Solo untuk Adu Domba
Fahri Hamzah Sebut Gagasan Global South Anies Baswedan Sudah Lama Diutarakan Prabowo