Namun, tiga bulan kemudian, muncul pernyataan yang berbeda. Dalam video bertajuk "Penegasan Rektor UGM tentang Ijazah Joko Widodo" yang dipublikasi pada 28 November 2025, Prof. Ova menyebutkan tanggal kelulusan yang baru.
Dalam video tersebut, ia menyatakan, "Joko Widodo lulus program sarjana pada tanggal 23 Oktober 1985 dengan Indeks Prestasi di atas 2,5." Pernyataan ini mengoreksi informasi sebelumnya yang menyebutkan tanggal 5 November.
Penegasan Akhir dari Rektor UGM
Di akhir video penegasan, Prof. Ova Emilia menyampaikan bahwa klarifikasi ini merupakan bentuk tanggung jawab institusi. "Pernyataan ini untuk menyampaikan kebenaran sebagai tanggung jawab UGM dan tidak untuk membela satu pihak pun secara tidak proporsional," tutupnya.
Perbedaan dua pernyataan resmi dari pimpinan universitas terkemuka ini pun memicu pertanyaan publik mengenai konsistensi data dan kronologi kelulusan Presiden ke-7 Indonesia tersebut.
Artikel Terkait
Pemuda Katolik Kritik Klarifikasi Berulang Jusuf Kalla Soal Laporan Penistaan Agama UGM
Prabowo dan Luhut Bahas Strategi Ekonomi & Digitalisasi Bansos di Istana
Analisis Sentilan JK ke Jokowi: Beban Sejarah & Akar Kekecewaan Politik Terungkap
JK Beri Sinyal ke Jokowi untuk Tertibkan Termul? Analisis Lengkap & Terkini