"Oleh Bapak Presiden semua berorientasi kepada kepentingan bangsa dan negara, kepada kepentingan masyarakat, sangat bagus," paparnya.
Fokus Diskusi dengan Abraham Samad
Mengenai pertemuan dengan Abraham Samad, Prasetyo menyatakan bahwa pembahasan tidak berkisar pada pengembalian UU KPK. Presiden lebih ingin menggali pengalaman dan penjelasan Samad dalam hal pemberantasan korupsi.
"Jadi, beliau ingin mendapatkan penjelasan dan bagaimana ini sekali lagi, korupsi adalah pekerjaan rumah bagi kita semuanya," tandas Prasetyo.
Pertemuan Akan Berlanjut
Pertemuan serupa disebutkan akan terus dilanjutkan dengan berbagai tokoh nasional lainnya sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk mendengarkan aspirasi. Pertemuan dengan sejumlah tokoh tersebut dilaporkan berlangsung cukup lama, mencapai hampir 5 jam.
Kabar mengenai pertemuan ini sebelumnya diungkap oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, yang menyebutnya sebagai diskusi dengan tokoh-tokoh untuk membahas kepentingan negara.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia