"Oleh Bapak Presiden semua berorientasi kepada kepentingan bangsa dan negara, kepada kepentingan masyarakat, sangat bagus," paparnya.
Fokus Diskusi dengan Abraham Samad
Mengenai pertemuan dengan Abraham Samad, Prasetyo menyatakan bahwa pembahasan tidak berkisar pada pengembalian UU KPK. Presiden lebih ingin menggali pengalaman dan penjelasan Samad dalam hal pemberantasan korupsi.
"Jadi, beliau ingin mendapatkan penjelasan dan bagaimana ini sekali lagi, korupsi adalah pekerjaan rumah bagi kita semuanya," tandas Prasetyo.
Pertemuan Akan Berlanjut
Pertemuan serupa disebutkan akan terus dilanjutkan dengan berbagai tokoh nasional lainnya sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk mendengarkan aspirasi. Pertemuan dengan sejumlah tokoh tersebut dilaporkan berlangsung cukup lama, mencapai hampir 5 jam.
Kabar mengenai pertemuan ini sebelumnya diungkap oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, yang menyebutnya sebagai diskusi dengan tokoh-tokoh untuk membahas kepentingan negara.
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet: Ini Penjelasan Mensesneg
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019