Pernyataan ini muncul menyusul sinyal dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga menyatakan dukungan untuk Prabowo, namun dengan usulan calon pendamping. PAN membuka peluang menduetkan Prabowo dengan Ketua Umum mereka, Zulkifli Hasan (Zulhas), di Pilpres 2029.
Menanggapi sikap PAN tersebut, Huda kembali menegaskan bahwa PKB masih belum masuk ke pembahasan cawapres. "Belum, kita belum ngobrolin itu (Wapres). Sementara ini fokus kita bantu Pak Prabowo," ujarnya.
Fokus pada Agenda Ekonomi Konstitusi
Huda menyebutkan bahwa perhatian utama PKB saat ini adalah membantu agenda strategis Presiden Prabowo, khususnya dalam mewujudkan sistem ekonomi baru yang sejalan dengan konstitusi.
"Kita melihat beberapa agenda strategis beliau, terutama yang menjadi preferensi kuat PKB adalah menyangkut soal keinginan beliau membikin sistem ekonomi baru... ekonomi konstitusi yang beliau sampaikan... menyangkut soal komitmen beliau akan menjalankan Pasal 33," papar Huda.
Dukungan PKB ini menandai dinamika koalisi pemerintah jelang Pemilihan Presiden 2029, di mana dukungan untuk capres sudah jelas, namun konfigurasi pasangan calon masih menjadi bahan perbincangan.
Artikel Terkait
Pemuda Katolik Kritik Klarifikasi Berulang Jusuf Kalla Soal Laporan Penistaan Agama UGM
Prabowo dan Luhut Bahas Strategi Ekonomi & Digitalisasi Bansos di Istana
Analisis Sentilan JK ke Jokowi: Beban Sejarah & Akar Kekecewaan Politik Terungkap
JK Beri Sinyal ke Jokowi untuk Tertibkan Termul? Analisis Lengkap & Terkini