Efriza juga menyoroti penilaian publik terhadap kinerja Gibran Rakabuming Raka selama lebih dari setahun menjabat sebagai wakil presiden. Menurutnya, publik belum melihat prestasi kerja yang signifikan dan justru menganggapnya dapat menjadi beban bagi presiden.
"Gibran dinilai masyarakat tidak ada prestasi kerja sebagai wakil presiden, malah menjadi beban presiden," tutur Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS) ini.
Dukungan untuk Prabowo Periode Kedua
Meski terdapat dorongan dari sejumlah partai politik untuk melanjutkan kepemimpinan Prabowo Subianto ke periode kedua, analisis ini menekankan bahwa pasangan yang dipilih akan menjadi kunci. Pasangan yang sama dianggap tidak menguntungkan.
"Kalau masih dengan Gibran tentu akan merugikan Prabowo," pungkas Efriza. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa pilihan figur wakil presiden akan menjadi faktor penentu dalam menghadapi Pilpres 2029.
Artikel Terkait
Rocky Gerung Dukung Chatib Basri Jadi Menteri Keuangan: MCB Yes, MBG No
Rocky Gerung Sebut Chatib Basri Solusi di Tengah Krisis Rupiah dan Isu Mundur Menkeu Purbaya
Prabowo Tindak Tegas Korupsi BGN: Bukti Komitmen Bersihkan Program Makan Bergizi Gratis
Sinyal 98 Jilid 2 Menguat, Noel Desak Prabowo Segera Rangkul PDIP dan Habib Rizieq