1. Watermark dan Emboss
Roy menekankan bahwa ijazah asli UGM pasti dilengkapi dengan watermark dan cetakan timbul (emboss). "Kalau kita lihat ijazah asli itu jelas betul tuh ada watermark-nya: Universitas Gadjah Mada, Gadjah Mada University. Jelas betul ada emboss, bukan embus," ujarnya.
2. Letak dan Lintasan Stempel
Selain itu, ia juga menyoroti teknik penempatan stempel. Pada ijazah asli, cap resmi harus mengenai atau melintasi foto pemilik. "Lalu lintasan stempelnya juga ada. Beda banget nih lihat, tuh, dengan yang disebut-sebut ijazah. Nggak ada watermark-nya, nggak ada emboss-nya, capnya juga tidak melintasi fotonya," pungkas Roy Suryo.
Ia menyentil sejumlah pihak yang dianggap keliru dalam menjelaskan aspek teknis keaslian ijazah ini, menegaskan bahwa perbedaan yang ia temukan sangat jelas dan substantif.
Artikel Terkait
Partai Prima Tantang NasDem: Usulkan Parliamentary Threshold Naik 10% untuk Pemilu
Jokowi Diduga Enggan Akui Dosa Sejarah Revisi UU KPK 2019, Ini Kata Pengamat
Usulan PT 7% Dinilai Langgar Konstitusi: Bahaya bagi Demokrasi Indonesia
Gibran Rakabuming Raka vs Prabowo 2029: Peluang, Tantangan, dan Peran Kunci PSI