Merespons sorotan tersebut, peneliti media dan politik Buni Yani memberikan tanggapannya. Menurut Buni Yani, tidak ada masalah dengan status ijazah Paket C yang dimiliki oleh Tiyo Ardianto.
"Tidak ada yang salah dengan ijazah Paket C Tiyo Ardianto. Yang salah itu bila tidak punya ijazah SMA seperti Gibran. Makzulkan," tulis Buni Yani dalam unggahan di akun Facebook pribadinya pada Jumat, 27 Februari 2026.
Pernyataan Buni Yani ini menuai beragam reaksi, termasuk dukungan. Salah satunya datang dari pemilik akun Suripna Arya yang berkomentar mendukung pernyataan tersebut.
"Ijazah paket C, dan bisa diterima kuliah di universitas ternama adalah JEMPOL DI ATAS. Ngaku-ngaku lulusan universitas ternama berbekal ijazah palsu adalah JEMPOL DI BAWAH," kata Suripna Arya.
Perdebatan ini menyoroti perbedaan antara memiliki ijazah melalui jalur pendidikan non-formal yang sah seperti Paket C, dengan isu ketidakabsahan atau ketiadaan ijazah. Tiyo Ardianto sendiri kini tercatat sebagai mahasiswa dan Ketua BEM di salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia.
Artikel Terkait
Pemuda Katolik Kritik Klarifikasi Berulang Jusuf Kalla Soal Laporan Penistaan Agama UGM
Prabowo dan Luhut Bahas Strategi Ekonomi & Digitalisasi Bansos di Istana
Analisis Sentilan JK ke Jokowi: Beban Sejarah & Akar Kekecewaan Politik Terungkap
JK Beri Sinyal ke Jokowi untuk Tertibkan Termul? Analisis Lengkap & Terkini