Dampak Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja yang Signifikan
Sampoerna, yang telah berusia 113 tahun, menciptakan nilai tambah besar di seluruh rantai nilai. Perusahaan ini menyerap lebih dari 90.000 tenaga kerja langsung dan tidak langsung, didukung jaringan 9 fasilitas produksi dan 43 Mitra Produksi Sigaret (MPS).
Berdasarkan riset Litbang Kompas (2025), aktivitas bisnis Sampoerna memberikan dampak ekonomi tahunan mencapai Rp 204,1 triliun, setara dengan sekitar 1% dari PDB Indonesia, dengan rasio multiplier 1,7 kali.
Dukungan pada UMKM dan Pengembangan Talenta Global
Di luar manufaktur, Sampoerna aktif mendukung kemandirian ekonomi melalui Sampoerna Retail Community (SRC) yang menaungi 250.000 toko kelontong dan Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) yang telah membina sekitar 1.600 UMKM.
Pada bidang SDM, Sampoerna berperan penting menghasilkan talenta berkualitas global. Saat ini, talenta asal Indonesia mendukung operasi PMI di 39 negara, dengan sekitar 70 karyawan Sampoerna menduduki posisi strategis di luar negeri.
Komitmen Berkelanjutan dan Dukungan terhadap Iklim Usaha
Vassilis Gkatzelis juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Indonesia dalam menjaga keberlanjutan industri, termasuk penindakan terhadap rokok ilegal, yang dinilai penting untuk menciptakan persaingan sehat.
Semua inisiatif ini, menurutnya, berlandaskan pada Filosofi Tiga Tangan Sampoerna yang memastikan manfaat bagi konsumen dewasa, karyawan & mitra usaha, serta masyarakat luas untuk menciptakan kemajuan yang inklusif dan berkelanjutan.
Artikel Terkait
Prabowo dan Luhut Bahas Strategi Ekonomi & Digitalisasi Bansos di Istana
Analisis Sentilan JK ke Jokowi: Beban Sejarah & Akar Kekecewaan Politik Terungkap
JK Beri Sinyal ke Jokowi untuk Tertibkan Termul? Analisis Lengkap & Terkini
Kontroversi Kebijakan ESDM Bahlil Lahadalia: Kenaikan BBM & Elpiji Picu Sorotan Publik