Karier Militer Gemilang
Dalam dunia militer, karier Try Sutrisno sangat cemerlang. Ia pernah menduduki posisi-posisi strategis, antara lain:
- Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada periode 1986-1988.
- Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Panglima ABRI) pada periode 1988-1993.
Puncak Karier Politik sebagai Wakil Presiden
Puncak dari perjalanan karirnya adalah ketika dipercaya untuk mendampingi Presiden Soeharto sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia keenam untuk masa bakti 1993-1998.
Kontribusi dan Duka Nasional
Kepergian Try Sutrisno merupakan kehilangan yang besar bagi bangsa Indonesia. Sepanjang hidupnya, ia telah memberikan kontribusi yang signifikan dan mengabdikan diri puluhan tahun untuk kemajuan Indonesia, baik di bidang militer maupun pemerintahan.
Artikel Terkait
Partai Demokrat Kecam Serangan AS & Israel ke Iran: Pelanggaran HAM dan Sikap Hipokrit
Rocky Gerung Minta Prabowo Urungkan Niat ke Iran, Indonesia Dituduh Agen AS?
PMI Perkuat Sampoerna: Pilar Strategis Global, Kontribusi Rp 204,1 Triliun untuk Ekonomi Indonesia
Mahasiswa Demo Tolak Impor 105 Ribu Mobil Pikap India, Tuntut Dirut Agrinas Dicopot