"Ini tindakan hipokrit. Mereka berdalih untuk perdamaian dunia, tapi justru bisa memperburuk siklus terorisme dengan menciptakan musuh baru," tegas politisi Partai Demokrat tersebut.
Didik Mukrianto menegaskan bahwa dunia internasional tidak boleh memberikan dukungan membabi buta. Sebaliknya, harus ada tuntutan akuntabilitas atas setiap tindakan yang berdampak pada warga sipil. "Dunia harus menuntut akuntabilitas, bukan dukungan buta, karena perilaku ini hanya memperpanjang penderitaan umat manusia, khususnya di Timur Tengah," katanya.
Di akhir pernyataannya, Didik menyerukan kecaman bersama terhadap arogansi imperial dan mendorong langkah-langkah konkret di tingkat global. "Mari kita kutuk keras arogansi imperial ini dan serukan boikot internasional hingga dialog damai ditegakkan," pungkasnya.
Artikel Terkait
Try Sutrisno Meninggal Dunia: Wapres ke-6 RI Wafat di RSPAD, Profil & Karier Lengkap
Rocky Gerung Minta Prabowo Urungkan Niat ke Iran, Indonesia Dituduh Agen AS?
PMI Perkuat Sampoerna: Pilar Strategis Global, Kontribusi Rp 204,1 Triliun untuk Ekonomi Indonesia
Mahasiswa Demo Tolak Impor 105 Ribu Mobil Pikap India, Tuntut Dirut Agrinas Dicopot