"Ini tindakan hipokrit. Mereka berdalih untuk perdamaian dunia, tapi justru bisa memperburuk siklus terorisme dengan menciptakan musuh baru," tegas politisi Partai Demokrat tersebut.
Didik Mukrianto menegaskan bahwa dunia internasional tidak boleh memberikan dukungan membabi buta. Sebaliknya, harus ada tuntutan akuntabilitas atas setiap tindakan yang berdampak pada warga sipil. "Dunia harus menuntut akuntabilitas, bukan dukungan buta, karena perilaku ini hanya memperpanjang penderitaan umat manusia, khususnya di Timur Tengah," katanya.
Di akhir pernyataannya, Didik menyerukan kecaman bersama terhadap arogansi imperial dan mendorong langkah-langkah konkret di tingkat global. "Mari kita kutuk keras arogansi imperial ini dan serukan boikot internasional hingga dialog damai ditegakkan," pungkasnya.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia