"Ini tindakan hipokrit. Mereka berdalih untuk perdamaian dunia, tapi justru bisa memperburuk siklus terorisme dengan menciptakan musuh baru," tegas politisi Partai Demokrat tersebut.
Didik Mukrianto menegaskan bahwa dunia internasional tidak boleh memberikan dukungan membabi buta. Sebaliknya, harus ada tuntutan akuntabilitas atas setiap tindakan yang berdampak pada warga sipil. "Dunia harus menuntut akuntabilitas, bukan dukungan buta, karena perilaku ini hanya memperpanjang penderitaan umat manusia, khususnya di Timur Tengah," katanya.
Di akhir pernyataannya, Didik menyerukan kecaman bersama terhadap arogansi imperial dan mendorong langkah-langkah konkret di tingkat global. "Mari kita kutuk keras arogansi imperial ini dan serukan boikot internasional hingga dialog damai ditegakkan," pungkasnya.
Artikel Terkait
KPK Ungkap Dapur Makan Bergizi Gratis Tak Layak, Sebabkan Keracunan
Kasus Andrie Yunus: Motif Dendam Pribadi atau Ada Dalang? Publik Meragukan
Habib Rizieq Bantah FPI Cooling Down: Lagi Nonton Buaya Ribut
Reshuffle Kabinet Prabowo Besok? Respons Golkar & Isu Bahlil Jadi Menko