Analisis politik ini mengarah pada dugaan bahwa PDIP mulai khawatir dengan posisi Prabowo Subianto yang diprediksi akan semakin kuat menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Kesuksesan program MBG berpotensi meningkatkan popularitas dan elektabilitas Presiden.
"Secara politik, kalau program MBG berhasil, maka posisi Prabowo semakin kuat," tegas Yusak.
Dia menduga PDIP telah membaca potensi ancaman elektoral dari Prabowo untuk kontestasi 2029. Kesuksesan program sosial seperti MBG dapat menjadi modal politik yang kuat, yang berpotensi mengalahkan kandidat yang diusung PDIP.
"Kalau elektabilitas Prabowo semakin kuat, maka PDIP jelas tidak diuntungkan di 2029. Jagoan PDIP bisa keok lagi lawan Prabowo," pungkas Yusak.
Perdebatan seputar anggaran Makan Bergizi Gratis ini diprediksi akan terus menjadi isu politik strategis, tidak hanya terkait anggaran negara tetapi juga dinamika kekuatan politik menuju Pilpres 2029.
Artikel Terkait
Iran Kecam Kepemilikan Senjata Nuklir Israel: Mengapa Dunia Internasional Diam?
Partai Demokrat Kecam Serangan AS & Israel ke Iran: Pelanggaran HAM dan Sikap Hipokrit
Try Sutrisno Meninggal Dunia: Wapres ke-6 RI Wafat di RSPAD, Profil & Karier Lengkap
Rocky Gerung Minta Prabowo Urungkan Niat ke Iran, Indonesia Dituduh Agen AS?