Fakta Kasus Ijazah Jokowi: Kesaksian Dokter Tifa dan Bukti Skripsi
MULTAQOMEDIA.COM - Permintaan maaf tersangka kasus ijazah, Rismon Sianipar, kepada Joko Widodo (Jokowi) dan publik kini menjadi sorotan. Tanggapan dari berbagai pihak pun bermunculan, termasuk dari Dokter Tifauzia Tyassuma yang menyampaikan kesaksiannya melalui media sosial X.
Dokter Tifa mengungkapkan detik-detik pertemuan pertamanya dengan Rismon Sianipar. Pertemuan itu terjadi pada 15 April 2025 di Ruang 109 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
"Saat itu, kami bertiga mewakili TPUA (Tim Pembela Ulama dan Aktivis) yang terlambat hadir karena insiden di tol. Itu adalah bagian dari takdir Allah," tulis Dokter Tifa, seperti dikutip pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Dalam pertemuan yang dihadiri sekitar 16 orang dari Civitas Akademika UGM dan pejabat Rektorat itu, Dokter Tifa dan Roy Suryo untuk pertama kalinya bertemu langsung dengan Rismon Sianipar.
Momen kunci terjadi ketika mereka diperlihatkan sebuah dokumen skripsi atas nama Joko Widodo. Dokter Tifa mengaku, tiga pasang mata mereka langsung terbeliak.
"Melihat dokumen itu, menurut keyakinan kami, adalah skripsi palsu. Itu jelas, clear, tanpa perlu digital forensik sekalipun," tegasnya.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia