Respon Istana dan Klarifikasi Pertemuan
Didu juga mengungkapkan adanya kekhawatiran dari pihak istana setelah pertemuannya dengan JK dan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo pada 15 Maret 2026.
"Saya sempat dikontak, mempertanyakan mau apa JK," ujarnya. Ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut bukan sebuah manuver politik, melainkan forum untuk mencari solusi bersama atas situasi nasional yang memprihatinkan.
Skenario Defisit Anggaran dan Dampaknya
Mengenai potensi chaos, Said Didu memaparkan skenario yang mungkin terjadi jika defisit anggaran pemerintah terus melebar tanpa kendali.
Dia menyebutkan bahwa dalam dua bulan pertama tahun 2026 saja, defisit anggaran telah mencapai sekitar Rp200 triliun. Jika pola pengeluaran ini berlanjut, diperkirakan pada Juli-Agustus 2026 defisit bisa menembus angka Rp1.000 triliun.
Dampaknya bisa sangat serius bagi layanan publik. "Jalanan akan berlubang, daerah tidak ada uang, Puskesmas sudah enggak bisa melayani," ucap Said Didu menggambarkan skenario terburuk yang mungkin terjadi.
Artikel Terkait
Rocky Gerung Dukung Chatib Basri Jadi Menteri Keuangan: MCB Yes, MBG No
Rocky Gerung Sebut Chatib Basri Solusi di Tengah Krisis Rupiah dan Isu Mundur Menkeu Purbaya
Prabowo Tindak Tegas Korupsi BGN: Bukti Komitmen Bersihkan Program Makan Bergizi Gratis
Sinyal 98 Jilid 2 Menguat, Noel Desak Prabowo Segera Rangkul PDIP dan Habib Rizieq