Sebelumnya, Jusuf Kalla menegaskan bahwa polemik terkait ijazah Presiden Jokowi harus segera dihentikan karena dinilai merugikan banyak pihak, termasuk masyarakat.
"Saya yakin Pak Jokowi punya ijazah asli. Ya sebenarnya kita setop lah ini perkara dengan cara tinggal Pak Jokowi memperlihatkan ijazahnya kan yang asli. Saya yakin itu, itu saja, supaya ini, habis waktu kita," ujar JK.
Polemik Berlarut Picu Perpecahan dan Kerugian
JK menyoroti bahwa polemik ini telah berlangsung selama dua hingga tiga tahun. Menurutnya, situasi ini tidak hanya meresahkan tetapi juga menimbulkan kerugian waktu, biaya, dan berpotensi memecah belah masyarakat.
"Kasus ini kan sudah 2 tahun, 3 tahun. Meresahkan masyarakat, merugikan waktu, merugikan Pak Jokowi, merugikan semua, puluhan miliar uang habis... dan terjadi perpecahan di masyarakat. Pro kontra kan perpecahan, mati-matian di TV. Itu sifat nasional kita terganggu dengan cara itu," pungkas JK.
Artikel Terkait
Rocky Gerung Sebut Bahlil Menteri Paling Bodoh, Kritik Keras Kabinet Prabowo
Prabowo: Indonesia Siap Guncang Dunia 2027, Ini Pernyataan Lengkapnya
Kritik Misbakhun ke JK: Analisis Harga BBM Dinilai Tidak Akurat, Ini Faktanya
FKPPI DKI Jakarta Kritik Keras Saiful Mujani: Ajakan Gulingkan Prabowo Inkonstitusional