Dukungan dan Kritik untuk Pemerintah
Meski demikian, Pangi menyatakan setuju bahwa seorang pengamat seharusnya tidak sembarang bicara, terutama di luar bidang keahliannya. Namun, ia menekankan bahwa hal yang sama juga harus berlaku bagi para menteri di kabinet.
"Tapi saya mendukung juga memang pengamat harus sesuai dengan bidang juga, supaya ngomongnya sesuai dengan keahlian. Tapi menteri (yang lebih penting) juga harus sesuai dengan keahlian," pungkasnya.
Latar Belakang Polemik Inflasi Pengamat
Sebelumnya, Seskab Teddy Indra Wijaya menyoroti fenomena yang ia sebut sebagai "inflasi pengamat" dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 10 April 2026. Teddy melihat kecenderungan meningkatnya jumlah pengamat yang memberikan pandangan di luar bidang keahliannya, sehingga berpotensi memicu distorsi informasi di ruang publik.
"Sekarang ini ada satu fenomena. Apa itu? Ada yang namanya inflasi pengamat. Jadi banyak sekali pengamat," ujar Teddy saat itu.
Artikel Terkait
Habib Aboe PKS Dipanggil MKD DPR: Tudingan Ulama Madura Terlibat Narkoba Berujung Proses Hukum
Analisis Hukum: Tuduhan Penistaan Agama ke Jusuf Kalla Dinilai Tidak Tepat Menurut Pakar
Anggaran BGN Disorot: Motor Rp42 Juta/Unit & Kaos Kaki Rp100 Ribu/Pasang Dinilai Tidak Wajar
Ketua Pemuda Katolik Beri Keterangan ke Polda Terkait Laporan Ceramah Jusuf Kalla