MULTAQOMEDIA.COM - Kenaikan harga Minyakita, yang merupakan bahan pokok bersubsidi, dinilai sebagai bukti kegagalan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas. Pasalnya, harga minyak goreng rakyat ini kerap melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.
Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai kondisi harga Minyakita yang terus berada di atas HET sebesar Rp15.700 per liter sudah tidak wajar. Menurutnya, situasi ini akan dinilai publik sebagai kegagalan Zulhas dalam menjalankan tugasnya sebagai Menko Pangan.
"Kondisi ini akan dinilai oleh publik sebagai kegagalan Zulhas sebagai Menko Pangan," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu, 10 Mei 2026.
Lebih lanjut, Efriza menjelaskan bahwa lonjakan harga Minyakita, yang merupakan minyak goreng bersubsidi untuk rumah tangga, bukan hanya sinyal melemahnya ekonomi. Namun, hal ini juga menjadi bukti bahwa Zulhas tidak memiliki perencanaan yang matang dalam menghadapi tekanan ekonomi yang semakin menyulitkan masyarakat.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia