“Presiden Prabowo tetap fokus agar masyarakat kecil jangan sampai terkena dampak langsung. Ini yang harus dipahami masyarakat,” tegas Nasarudin.
Pemerintah hingga saat ini juga mampu menjaga stabilitas sejumlah kebutuhan pokok yang sangat dipengaruhi oleh nilai impor dan fluktuasi Dolar AS. Hal ini menunjukkan komitmen serius dalam melindungi daya beli rakyat.
“Presiden Prabowo tetap bertahan agar tidak terjadi kenaikan harga di masyarakat. Ini menunjukkan pemerintah benar-benar berusaha menjaga daya beli rakyat,” lanjutnya.
Nasarudin menambahkan, dibandingkan banyak negara lain, kondisi ekonomi Indonesia saat ini masih relatif stabil dan terkendali. Hal ini menjadi bukti bahwa kebijakan yang diambil pemerintah berjalan efektif.
Karena itu, Nasarudin menilai sangat disayangkan apabila ada pihak-pihak yang lebih mengedepankan sentimen kebencian terhadap Presiden Prabowo dibanding memahami substansi dan maksud dari pernyataannya.
“Makanya kami menyayangkan ada orang-orang yang lebih memilih membangun kebencian terhadap Presiden Prabowo daripada mencoba memahami maksud beliau secara utuh. Padahal yang ingin disampaikan Presiden adalah upaya menenangkan rakyat agar tidak panik menghadapi situasi global saat ini,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia