Namun, tidak semua pihak sepakat. Pujian setinggi langit ini dianggap sebagai salah satu faktor yang menyebabkan hubungan JK dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) retak. Erizal menyoroti peran SBY sebagai Presiden saat proses perdamaian Aceh berlangsung, dan mempertanyakan mengapa peran tersebut seolah diabaikan.
Anies memang dikenal dekat dengan JK sejak lama. Pengalaman Anies mengikuti JK membuatnya menilai JK sebagai sosok yang nonstop, selalu berpikir, berkarya, dan terus melahirkan gagasan baru. Namun, Erizal mengingatkan bahwa kesuksesan JK dalam politik tidak lepas dari peran tokoh lain. JK menjadi Wapres pada Pilpres 2004 karena mendampingi SBY, dan kembali menjadi Wapres pada Pilpres 2014 karena berpasangan dengan Jokowi. Ketika JK maju sendiri bersama Wiranto, hasilnya justru kekalahan telak.
Menjelang Pilpres 2029, Anies diprediksi masih akan mengandalkan dukungan JK jika kembali maju. Menurut Anies, JK adalah contoh pemimpin yang layak diteladani oleh generasi muda Indonesia.
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet: Ini Penjelasan Mensesneg
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019