“Itu nanya ke Pak Bahlil. Mesti ada metode lagi. Nozzle control kalau enggak salah, tanya Pak Bahlil yang ngerti,” ujar Purbaya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 10 Juni 2026.
Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga secara resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi. Harga Pertamax (RON 92) melonjak lebih dari 30 persen, dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara itu, Pertamax Green (RON 95) naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.
Kenaikan harga ini memicu kekhawatiran akan terjadinya migrasi besar-besaran pengguna BBM nonsubsidi ke BBM subsidi. Fenomena ini berpotensi membebani kuota BBM subsidi yang telah ditetapkan pemerintah.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia