MULTAQOMEDIA.COM - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), akhirnya buka suara terkait penangkapan Roy Suryo dan dokter Tifa dalam kasus dugaan fitnah ijazah palsu. Jokowi menegaskan akan mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan hingga persidangan di pengadilan.
Jokowi menekankan pentingnya menghormati proses hukum dan meminta semua pihak untuk menunggu putusan pengadilan.
"Kita ikuti proses hukum yang ada sampai nanti di sidang pengadilan. Karena nanti pengadilan yang akan memutuskan," ujar Jokowi saat ditemui di kediamannya, Gang Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (19/6/2026).
Dia menegaskan siap hadir langsung dalam persidangan sebagai bagian dari proses hukum yang sedang berjalan.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menegaskan akan membawa ijazah asli ke persidangan sebagai bentuk pembuktian, sebagaimana telah disampaikan sebelumnya. Saat ini, ijazah tersebut masih berada di Polda Metro Jaya sebagai bagian dari proses penyidikan.
Sebelumnya, Roy Suryo dan dokter Tifa yang berstatus tersangka dalam kasus dugaan penyebaran fitnah terkait ijazah palsu Presiden ke-7 RI telah diamankan oleh penyidik Polda Metro Jaya, Jumat (19/6/2026) pagi.
Roy Suryo ditangkap di wilayah Jakarta, sementara dokter Tifa diamankan di apartemennya sekitar pukul 06.45 WIB pada hari yang sama. Kasus ini telah dinyatakan lengkap (P21) oleh pihak kejaksaan dan kini memasuki tahap proses hukum lanjutan di pengadilan.
Artikel Terkait
Jokowi Tamat di 2029? Pengamat: Karier Politik Berakhir Jika Gibran Tak Maju dan PSI Gagal ke Senayan
Isu Pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Dinilai Upaya Rongrong Stabilitas Pemerintahan Prabowo
Isu Pergantian Kapolri Mencuat Lagi: DPR Bantah Terima Surpres, Kinerja Listyo Sigit Dinilai Masih Solid
Isu Kerusuhan Jakarta Agustus 2026: Edy Mulyadi Bongkar Spekulasi Dalang di Balik Rumor vs Bantahan Resmi Pemprov dan Polda Metro Jaya