MULTAQOMEDIA.COM - Kritik tajam kembali dilayangkan kepada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Kali ini, ekonom Anthony Budiawan menilai sejumlah kebijakan era pemerintahan Jokowi tidak berpihak pada rakyat dan dinilai perlu dipertanggungjawabkan secara hukum dan moral.
Dalam tayangan YouTube Forum Keadilan TV, Anthony menyampaikan pernyataan kontroversial dengan menyebut Jokowi sebagai sosok yang telah merusak sistem tata kelola negara melalui berbagai kebijakan strategis yang dikeluarkan selama dua periode kepemimpinannya.
"Jokowi sudah jelas, saya menyebutnya sebagai master yang merusak ini," tegas Anthony dalam kanal YouTube tersebut.
Bahkan, ia melontarkan kritik lebih keras terhadap gaya kepemimpinan mantan Wali Kota Solo tersebut. "Perilakunya adalah perilaku penjajah," ucapnya dengan nada tinggi.
Anthony kemudian membeberkan alasan di balik pernyataan kerasnya tersebut. Menurut dia, kekuasaan yang dibangun selama ini cenderung merangkul pihak-pihak tertentu yang bersedia memberikan dukungan politik dengan imbalan tertentu.
"Dia membeli orang-orang yang bisa dibeli untuk mendukungnya," lanjut Anthony dalam kesempatan yang sama.
Lebih lanjut, ekonom tersebut juga menyoroti berbagai regulasi yang diterbitkan pada masa pemerintahan Jokowi. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah Undang-Undang Cipta Kerja yang dinilai berdampak negatif terhadap masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah dan masyarakat adat.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia