MULTAQOMEDIA.COM - Fraksi Gerindra menyatakan keyakinannya bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak terlibat dalam aksi demonstrasi BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (FH UBK) yang belakangan mengaku dibayar puluhan juta rupiah.
Sekretaris Fraksi Gerindra DPR RI, Bambang Haryadi, menilai pengakuan Ketua BEM FH UBK, Muhammad Abdimaludin, masih bersifat sepihak. Oleh karena itu, kebenarannya harus dibuktikan melalui proses hukum yang berlaku.
"Ini kan baru pengakuan sepihak dari teman-teman mahasiswa, Ketua BEM Fakultas Hukum UBK. Jadi, biarlah itu berproses," ujar Bambang kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 24 Juni 2026.
Bambang menegaskan, pihaknya sangat yakin tidak ada keterlibatan Gibran dalam demo bayaran tersebut. Menurutnya, jika ada pihak lain yang bermain, hal itu harus dibuktikan terlebih dahulu.
"Tapi saya yakin tidak ada sangkut pautnya dengan Mas Gibran. Saya yakin mungkin ada pihak-pihak lain, kita tidak tahu," jelasnya.
Fraksi Gerindra juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dukungan ini diberikan secara penuh sebagai satu kesatuan.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia