Maka dari itu, Prabowo duduk di hadapan jajaran pembantunya di Kabinet. "Secara layout kalau kemarin diperhatikan adalah Bapak Presiden berada di tengah-tengah, dan kalau yang dipertanyakan adalah posisi dari Bapak Wakil Presiden, kalau menurut kami ini hanya masalah kebutuhan teknis semata," tutur Prasetyo.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini lantas membantah anggapan bahwa perubahan tata letak kursi keduanya berkaitan dengan ketidaksetaraan antara sang Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Prasetyo menegaskan pemerintahan yang dipimpin Prabowo-Gibran tetap solid. Selain itu, seluruh jajaran kabinet juga berfokus menjalankan program-program prioritas nasional.
"Tidak ada, sama sekali tidak ada. Kami pada posisi kita sekarang sedang kompak-kompaknya, sedang semua berusaha keras mencapai apa yang menjadi garis dari Bapak Presiden, menjadi garis dari program kerja dan prioritas nasional semata-mata semua untuk kepentingan masyarakat," kata Prasetyo.
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019
Gibran Duduk di Barisan Menteri Saat Sidang Kabinet, Warganet Berspekulasi