"Ya, baik-baik saja, nggak ada masalah," ungkap Jokowi.
Ketika kembali ditanya mengenai kabar hubungan Prabowo dan Gibran yang disebut merenggang, Jokowi memberikan jawaban singkat. "Baik-baik saja," tambahnya.
Penjelasan Mensesneg Soal Formasi Duduk Sidang Kabinet
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi juga telah memberikan penjelasan mengenai formasi tempat duduk dalam sidang kabinet tersebut. Menurutnya, penataan itu bukan berkaitan dengan persoalan politik ataupun hubungan antarpimpinan, melainkan kebutuhan teknis.
Prasetyo menjelaskan Prabowo perlu berada di posisi tengah karena menggunakan teleprompter untuk menyampaikan sejumlah data mengenai capaian pemerintah.
"Di situ karena beliau ingin menjelaskan banyak sekali program, maka kemarin kalau saudara-saudara perhatikan karena banyaknya program itu juga harus diikuti atau didukung dengan data-data, maka kemarin beliau kan menggunakan alat bantu namanya teleprompter," jelasnya.
Karena membutuhkan posisi yang sesuai dengan alat bantu tersebut, Prabowo ditempatkan di tengah. Sementara posisi Gibran yang berada di sebelah jajaran menteri, menurut Prasetyo, juga semata-mata berkaitan dengan kebutuhan teknis dalam pelaksanaan sidang kabinet.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia