"Tetapi itu dipamerkan, itu masalahnya, artinya gagal, kalo berhasil ngapain dipamerkan," tandasnya.
Latar Belakang: Pamit dari PDIP dan Gabung Gerindra
Sebagai informasi, Maruarar Sirait resmi mengundurkan diri dari PDIP pada Januari 2024. Ia menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) di Kantor DPP PDIP. Keputusan ini diambil karena Ara ingin mengikuti langkah politik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Tak berselang lama setelah hengkang dari PDIP, Ara mengonfirmasi bergabung sebagai anggota biasa di Partai Gerindra, partai yang dipimpin oleh Prabowo Subianto.
Catatan Kinerja: Sejumlah Program Ara untuk MBR
Meskipun menuai kritik, sejumlah kebijakan yang dijalankan Ara dinilai bermanfaat bagi masyarakat. Beberapa program unggulannya antara lain:
- Percepatan Program 3 Juta Rumah: Sebuah program ambisius pemerintah untuk membangun perumahan bagi masyarakat.
- Perpanjangan Tenor Cicilan: Tenor cicilan rumah subsidi diperpanjang hingga 30 tahun untuk meringankan beban pembayaran bulanan.
- Penguatan BSPS: Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah terus diperkuat untuk membantu renovasi rumah tidak layak huni.
Program-program tersebut dirancang dengan tujuan utama untuk meringankan beban Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam memiliki hunian layak.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia