"Karena menurut saya kemarahan rakyat di era ini beda dengan kemarahan rakyat di era sebelumnya. Agak beda. Percaya sama saya? Lebih berbahaya," tandasnya.
Desakan Reshuffle Menguat di Tengah Penurunan Kepuasan Publik
Desakan untuk melakukan perombakan kabinet tidak hanya datang dari Syukur Mandar. Sejumlah pengamat politik lainnya juga mendesak Presiden Prabowo untuk segera melakukan reshuffle. Tekanan ini semakin menguat seiring dengan rilis data survei terbaru yang menunjukkan penurunan signifikan pada tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan saat ini.
Respon Pemerintah: Belum Ada Rencana Reshuffle
Menanggapi desakan yang kian deras, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada rencana resmi untuk melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih. Jika pun terjadi perubahan, fokus utamanya bukan pada penggantian menteri, melainkan untuk mengisi posisi-posisi yang sedang kosong.
"Sampai hari ini belum ada rencana reshuffle Kabinet Merah Putih. Sekali lagi kalaupun kemudian akan ada terjadi perubahan atau diistilahkan reshuffle, barangkali prioritasnya adalah kepada mengisi jabatan-jabatan yang oleh karena sesuatu hal saat ini jabatan-jabatan itu kosong. Contohnya adalah Wakil Menteri Pertanian, kemudian Wakil Menteri Imipas," ucap Pras di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/8).
Dengan tenggat waktu yang semakin dekat, publik kini menanti keputusan politik terbesar dari Presiden Prabowo. Akankah ia merombak kabinetnya untuk menyelamatkan kepercayaan rakyat, atau justru mempertahankan komposisi yang ada? Waktu yang akan menjawab.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia